Jenis LED CREE


Cree adalah perusahaan LED berbasis di Durham, California Utara, Amerika. Mereka memproduksi sejumlah besar high power LED yang sangat populer digunakan di flashlight. Mereka tidak membuat senter, walaupun beberapa perusahaan menempelkan tulisan “Cree Flashlight”. Ini memaksudkan LED di dalam senter tersebut.
Cree memberikan kode individu pada setiap jenis LEDnya berdasarkan total flux, biasanya diukur pada 350mA. Misalnya, P4, Q2, Q3, Q4, Q5, R2, R3, R4, R5 dengan perbedaan sekitar 5% flux untuk setiap kode. Jika P4 = 80 lumens, maka Q5 = 107 lumens, dan R5 = 137 lumens.

1. XR-E

Pertama kali diperkenalkan pada musim gugur tahun 2006, XR-E adalah salah satu LED tertua yang dibuat oleh Cree. XR-E secara luas digunakan dalam sejumlah senter yang berbeda. Cree XR-E mudah dikenali dengan cincin metal di sekeliling lensa LED, dengan substrate persegi panjang, 7mm x 9 mm (karena itu XR-E sering disebut 7090 XR-E). Walaupun mempunyai substrate raksasa, XR-E menggunakan die yang kecil. Ada 2 ukuran die, EZ1000 yang pertama dengan ukuran 1mm x 1mm dan EZ900 dengan 0.9mm x 0.9mm. Karena ukurannya yang lebih kecil, EZ900 menghasilkan 23% lebih intensitas dan throw dibandingkan EZ1000.

XR-E mempunyai 10 tingkat kecerahan: N3, N4, P2, P3, P4, Q2, Q3, Q4, Q5, dan R2
Bin 350 ma
N3 56.8
N4 62
P2 67.2
P3 73.9
P4 80.6
Q2 87.4
Q3 93.9
Q4 100
Q5 107
R2 114
Catatan: ini diukur langsung dari LED emitter, lumens yang diukur setelah terpasang di senter pasti lebih kecil
Catatan: Grafik ini diukur ketika suhu di LED junction adalah 25 derajat Celcius. Ketika digunakan dalam senter akan berada pada suhu yang lebih tinggi sehingga data ini hanya perkiraan.

XR-E membutuhkan sekitar 2.3V hingga 3.7V, rata-rata 3.3V.

erlihat bahwa XR-E bisa menggunakan hingga 2.1A sebelum mulai meredup.

Keterangan lebih lanjut ada disini:
[url]http://www.cree.com/~/media/Files/Cree/LED%20Components%20and%20Modules/XLamp/Data%20and%20Binning/XLamp7090XRE.pdf[/url]

2. XP-E

Pertama kali diperkenalkan pada musim gugur tahun 2008, dengan ukuran substrate 3.45mm x 3.45mm dan memiliki die berukuran 1mm x 1mm. Ciri khasnya mempunyai grid dengan 3 strip.
XP-E mempunyai 8 tingkat kecerahan: P4, Q2, Q3, Q4, Q5, R2, R3, dan R4.

Bin 350mA 700mA 1000mA
P4 80.6-87.4 137-149 177-192
Q2 87.4-93.9 149-160 192-207
Q3 93.9-100 160-170 207-220
Q4 100-107 170-182 220-233
Q5 107-114 182-194 233-251
R2 114-122 194-207 251-268
R3 122-130 207-221 268-286
R4 130-139 221-236 286-306
Catatan: ini diukur langsung dari LED emitter, lumens yang diukur setelah terpasang di senter pasti lebih kecil.

XP-E biasa digunakan untuk senter kecil, yang tidak membutuhkan arus dalam jumlah besar. Sangat cocok digunakan untuk senter dengan boost driver.

Catatan: Grafik ini diukur ketika suhu di LED junction adalah 25 derajat Celcius. Ketika digunakan dalam senter akan berada pada suhu yang lebih tinggi sehingga data ini hanya perkiraan. Garis hijau khusus untuk XP-E warna hijau, bisa diabaikan.
XP-E membutuhkan sekitar 3-3.5V.

Catatan: ini untuk XP-E hijau, karena tidak ditemukan data mengenai XP-E putih
Keterangan lebih lanjut ada disini:

[url]http://www.cree.com/~/media/Files/Cree/LED%20Components%20and%20Modules/XLamp/Data%20and%20Binning/XLampXPE.pdf[/url]

https://www.kaskus.co.id/thread/50f790e9e774b4f93f00000c/perbandingan-led-cree-luminus-seoul-semiconductor-dan-nichia/

Iklan

Tentang afing

Pecinta Blog sebagai bahan untuk berbagi ilmu, pengalaman dan juga untuk menambah teman.
Pos ini dipublikasikan di Tentang Led. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s